Beranda » Mimbar Jum'at » Temukan dan Tentukan Tadirmu
Minggu, 01 Mei 2011 - 11:18:20 WIB
Temukan dan Tentukan Tadirmu
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Mimbar Jum'at
- Dibaca: 123 kali

Segala puji bagi
Allah yang segenap alam semesta bertasbih, memuji, memuja, dan
mengitariNya. Segala puji bagi Allah yang Maha Menggerakkan alam
semesta, dan apa pun yang ada di alam semesta taat bergerak pada
jalurnya masing-masing sesuai dengan instruksi Allah, kecuali sebagian
manusia yang diberikan ego nafsu, mereka membuat jalurnya sendiri dan
meninggalkan jalur terbaik yang telah Allah berikan kepada mereka.
Sholawat
dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita, yang maksum
yang terhindar dari serba dosa, yang selalu tetap rendah hati dalam
ketinggiannya sebagai nabi tersempurna di akhir zaman semesta, yang
mudah sekali memberikan maaf kepada siapapun yang pernah menzaliminya,
yang tetap istiqomah bergerak pada jalur kenabian dan kerosulannya,
yaitu nabiyullah Muhammad saw. Dan Sholawat dan salam semoga tetap juga
tercurahkan kepada keluarganya, para sahabatnya, para tabi’in, dan
kepada umatnya yang senantiasa tersadar dalam tuntunan Islam yang mulia,
rahmatan lil alamin.
Para hadirin yang dimulyakan Allah SWT
Khotib
mewasiatkan kepada diri sendiri dan kepada jama’ah yang berbahagia,
Marilah kita tingkatkan taqwa kita dengan sebenar-benarnya, Mengenal
Allah dengan lebih sejati, dan terus bergerak menjalankan serba perintah
Allah SWT, dan menjauhi serba larangan yang ditegaskanNya, baik yang
tertulis di kitab suci maupun yang tertulis di alam semesta ini.
Insya Allah, judul khutbah hari ini adalah “TEMUKAN DAN TENTUKAN TAKDIRMU”
Para Hadirin Jamaah Jumat yang bergerak pada jalur terbaiknya
Semua
Benda dan Makhluk yang ada di alam semesta ini sejatinya telah
digerakkan oleh Allah di atas jalurnya masing-masing. Selama pergerakan
itu tertib dan tartil maka alam semesta ini akan awet muda dan tidak
lekas terjadi banyak kehancuran di dalamnya. Sedangkan jika sebagian
makhluk mulai ingkar dan keluar dari jalur penciptaannya maka alam
semesta ini sedang mempercepat dirinya menuju kehancuran.
"Allah-lah
yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat,
kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan
bulan. masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah
mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya),
supaya kamu meyakini Pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (Q.S. 13:2)"
Dan dalam Q.S. Yasin ayat 40 dijelaskan
“tidaklah
mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat
mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.”
Karena
Matahari dan Bulan itu tidak diberikan hawa nafsu atau ego maka Allah
berfirman “Tidaklah mungkin Matahari bertukar jalur dengan Bulan, dan
tidaklah mungkin Malam bertukar jalur dengan Siang”
Jika Bulan
diberikan hawa nafsu, maka bisa saja sang bulan cemburu dengan jalurnya
Matahari. Tapi bulan tetap berada pada jalurnya, menikmati jalurnya,
berbahagia di atas jalurnya.
Para Hadirin Jamaah Jumat yang selalu ingin menjadi kekasih Allah
"Sesungguhnya
Allah itu Maha Teliti, manusia pun diciptakannya di atas jalurnya
masing-masing dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi, di atas
penciptaan takdirnya masing-masing. Maka manusia yang berbahagia adalah
manusia yang berada pada jalurnya, manusia yang berjalan dan bergerak di
atas jalurnya, manusia yang berada pada takdirnya, manusia yang
mensyukuri keadaannya hari ini, manusia yang selalu melakukan pergerakan
yang istiqomah dalam ketaatan pada Allah, manusia yang tidak cemburu,
iri, dengki atas jalur orang lain yang sepertinya lebih indah.....”
Maka
sejatinya, hidup ini tidak memerlukan persaingan yang tidak perlu,
selama setiap insan yang diciptakan yakin kepada Allah, dan terus
mencari jati dirinya ke dalam jiwa bukan sekedar ke luar jiwa, dan terus
berusaha mendekati Allah, dan bukan malah menjauhi Allah dengan alasan
menegakkan karir mencari nafkah, maka insya Allah dapat dipastikan bahwa
setiap insan yang terlahir akan hidup bahagia karena mereka bergerak
sejati dan nikmat dalam jalur penciptaannya masing-masing.
Para hadirin jamaah Jumat yang dimulyakan Allah SWT....
Seringkali
justru persaingan penuh ego hawa nafsu itulah yang merusak takdir
seorang insan. Sebagian orang sibuk bercemburu ria terhadap takdir orang
lain, sebagian orang bergerak keluar dari takdirnya dengan alasan
kreatifitas, sebagian orang berusaha mengambil alih jalur orang lain
dengan alasan bahwa hidup ini persaingan, sebagian orang menggunakan
cara yang tidak baik dan tidak jujur agar mereka bisa berada di jalur
keinginannya.
Jika kita ingin kreatif , maka kreatiflah di atas
jalur kita, kalau kita ingin bersaing, maka bersainglah dengan diri
sendiri, jadikanlah hari ini lebih baik dari hari kemarin, jika kita
ingin menambah penghasilan, maka besarkanlah jalur kita, jika kita ingin
berbahagia dan terus berbahagia, maka lakukan yang terbaik, apapun itu,
selama sesuai dengan Quran dan Sunnah, dan lakukan sepenuh hati di atas
jalur penciptaan kita.
Para Hadirin yang berhati bening karena bergerak di atas jalurnya....
Sudahkah
Anda menemukan jalur Anda? Sudahkah Anda berbahagia di atas jalur
penciptaan Anda? Sudahkah Anda perbesar jalur gerak Anda sebagai bukti
syukur kepada Allah SWT? Sudahkah Anda tidak sibuk membicarakan
kekurangan jalur yang ditempuh oleh orang lain sehingga lupa
mengintrospeksi jalur diri sendiri? Sudahkah Anda pun tidak lagi cemburu
dengan Jalur yang tengah di tempuh oleh jalur sahabat-sahabat Anda?
Ya...
Sudahkah
kita hari ini berada pada jalur kita dengan sepenuh hati?Jika hari ini
kita sudah sungguh berada pada jalur kita masing-masing, maka ada
beberapa ciri yang harus terpenuhi
1. Hidup Tenang dan jarang gelisah
2. Tidak mudah jengkel dan mudah memaafkan
3. Hidup bahagia atas apapun yang ada
4. Terus bergerak dan tidak mudah lelah apalagi menyerah
5. Khusyu dan nikmat dalam beribadah
6. Tidak takut cacian dan tidak butuh pujian
7. Bergerak ikhlas karena Allah
8. Tawakkal, sehingga jarang sakit kepala atau migrain
9. Terbiasa menilai seseorang bukan dari apa yang terlihat
10. Sulit bermaksiat karena maksiat itu merusak kebahagiaan
11. Sulit membuang-buang waktu, hidupnya efektif
12.
Karena hidupnya bahagia, maka ia tidak stress, maka ia jarang sekali
butuh terhadap hiburan, seperti musik, infotainment, film dan lain
sebagainya
13. Banyak orang yang terbantu atas kehadirannya
14. Tidak mudah cemburu dengan kesuksesan orang lain
15. Lebih banyak menggunakan hatinya, dibandingkan otaknya...
Para Hadirin Jamaaah Jumat yang bergerak pada jalur terbaiknya
Demikianlah
penyampaian Khutbah Jumat hari ini dengan judul “TEMUKAN DAN TENTUKAN
TAKDIRMU” semoga bisa menjadi inspirasi kita untuk hidup lebih baik dan
bergairah di sepanjang sisa hidup kita. Sekali lagi bahwa Semua Benda
dan makhluk di alam semesta ini bergerak pada jalurnya masing-masing.
maka, temukanlah jalur Anda dan jalani saja sepenuh hati, dan tidak
perlu cemburu dengan jalur yang ditempuh orang lain, sebab jalur Anda
pasti yang terbaik bagi Anda. Mohon maaf jika ada ketidakselarasan yang
hadirnya dari saya, dan semua kebaikan adalah bersumber dari Allah SWT.
Barokallahufiikum.
0 Komentar :
Isi Komentar :